Buletin KKIA Maret 2025

Menanggalkan “Kasut” Hidup yang Lama

Minggu Pra-Paskah ke-3 ini mengajak kita untuk merenungkan panggilan Allah dalam hidup kita. Panggilan Allah bukanlah hal yang kebetulan, tetapi bagian dari rencana-Nya yang besar untuk keselamatan umat manusia.

Kisah panggilan Musa yang kita dengarkan dalam bacaan pertama hari ini mengajarkan kita tentang bagaimana Allah mengundang kita untuk mengambil bagian dalam rencana-Nya yang besar, meskipun kita sering merasa tidak layak atau tidak siap. Allah memanggil Musa melalui peristiwa semak yang terbakar namun tidak habis terbakar, yang menunjukkan bahwa Allah hadir dalam cara yang luar biasa dan penuh makna. Ketika Allah memanggil, Ia juga meminta Musa untuk menanggalkan kasutnya sebagai tanda penghormatan dan kesiapan untuk meninggalkan kehidupan lama serta membuka diri terhadap pembaharuan.

Hal ini secara tidak langsung memberi tahu kita bahwa untuk merespon panggilan Tuhan, kita harus siap untuk melepaskan apa yang menghalangi kita dari Tuhan dan bersedia untuk berubah. Nama Allah yang diungkapkan sebagai "Aku adalah Aku" mengingatkan kita bahwa Tuhan yang memanggil adalah Tuhan yang abadi dan setia, yang akan menyertai kita dalam setiap langkah kita.

Masa Prapaskah adalah saat yang penuh rahmat, di mana kita diajak untuk menanggalkan "kasut" kehidupan lama kita, kehidupan yang penuh dengan dosa, kekhawatiran, dan ketidakpedulian terhadap rencana Allah. Ini adalah waktu untuk bertobat dan panggilan bagi kita untuk membuka hati bagi pembaharuan yang datang dari Allah. 

Tuhan memberkati.


Romo Roy Noeng, CSsR


Comments

Popular posts from this blog

Foto-Foto Perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 KKIA

Perayaan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79 KKIA

Foto-Foto Perayaan Natal KKIA Desember 2024