Menjadi Pewarta Karunia Roh Kudus Hari Raya Pentekosta yang kita rayakan hari ini lazim juga disebut sebagai hari kelahiran Gereja. Karena pada hari itulah Roh Kudus dicurahkan ke atas para rasul dan mengubah mereka yang takut menjadi pewarta Injil yang berani. Menariknya, Kisah Para Rasul menceritakan kepada kita bahwa banyak orang dari berbagai bangsa turut menyaksikan peristiwa itu. Mereka mendengar para rasul berbicara dalam bahasa yang berbeda-beda, namun semuanya memahami pewartaan tentang “perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah” (Kis. 2:11). Peristiwa ini mengingatkan kita pada kisah Menara Babel (Kej. 11:1-9). Dalam kisah Babel, manusia yang dikuasai kesombongan akhirnya tercerai-berai karena bahasa mereka dikacaukan. Bahasa yang seharusnya menjadi sarana persatuan justru menjadi penyebab perpecahan. Namun pada Pentekosta terjadi kebalikannya. Roh Kudus tidak menghapus keberagaman bahasa, tetapi mempersatukannya dalam satu pemahaman tentang kasih karunia Allah. Kar...